Gangguan Seks dan Perkawinan

Seringkali masalah seksual dalam suatu hubungan pernikahan disebabkan adanya masalah psikologis, di luar kondisi fisik itu sendiri. Masalah tersebut dapat berupa hubungan yang tidak harmonis, kehilangan peran dalam hubungan, perbedaan gambaran komitmen, dan masih banyak lagi. 

Mengenai area ini, akan dilakukan asesmen untuk menggali permasalahan setiap pasangan lalu menjadi mediator dalam mencari penyelesaian masalah yang paling setara bagi kedua belah pihak. Akan dilakukan psikoterapi, termasuk latihan refleksi diri dan pasangan, serta penyesuaian pandangan dalam hubungan pasangan tersebut.

Gangguan Perasaan Hati

Setiap hari, manusia akan menghadapi beragam kesulitan dalam menjalankan kehidupannya. Kesulitan tersebut dapat ditemui dalam lingkungan keluarga, sosial, pekerjaan, atau bahkan masalah yang telah tertanam dalam diri seseorang itu sendiri. Adakalanya, kesulitan itu dirasa begitu berat hingga menimbulkan stress, cemas, dan emosi negatif lainnya. Bila tidak tertangani, emosi negatif tersebut akan berkembang menjadi suatu gangguan psikologis yang dapat berpengaruh terhadap produktifitas seseorang.

Kami menyediakan layanan terapi yang dapat membantu menangani dan memulihkan gangguan perasaan hati tersebut. Akan dilakukan konseling untuk menggali permasalahan sehingga dapat ditentukan langkah terapi yang tepat pada tujuan. Selain itu, akan dilakukan pula latihan-latihan yang dapat membantu Anda untuk meningkatkan emosi dan pola pikir yang positif.

ADHD (Inatensi dan Hiperaktif)

APA ITU HIPERAKTIF ?

Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktifitas (GPPH) atau Attention Deficit and Hyperactifity Disorder (ADHD). Kondisi ini juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik. Dahulu kondisi ini sering disebut Minimal Brain Dysfunction Syndrome.


APA ITU GANGGUAN HIPERAKTIF ATAU GPPH / ADHD ?

Gangguan hiperkinetik adalah gangguan pada anak yang timbul pada masa perkembangan dini (sebelum berusia 7 tahun) dengan ciri utama tidak mampu memusatkan perhatian, hiperkatif, dan impulsif. Ciri perilaku mewarnai berbagai situasi dan dapat berlanjut sampai dewasa.


APAKAH ADA CIRI-CIRI LAIN YANG MENYERTAI HIPERKINETIK (GPPH / ADHD) ?

Ciri-ciri lain yang sering menyertai gangguan hiperkinetik adalah :

  - Kemampuan akademik tidak optimal
  - Kecerobohan dalam hubungan sosial
  - Kesembronoan dalam menghadapi situasi yang berbahaya
  - Sikap melanggar tata tertib secara impulsif

BILAMANA ANAK DISEBUT MENDERITA GANGGUAN HIPERKINETIK (GPPH / ADHD) ?

  - Mengalami kesulitan berkonsentrasi dalam belajar, mendengarkan guru, dan permainan
  - Hiperaktifitas, selalu bergerak dan tidak bisa tenang
  - Impulsifitas, melakukan sesuatu tanpa dipikir terlebih dahulu


BERBAGAI TIPE HIPERKINETIK ATAU (GPPH / ADHD) :

  - Tipe sulit konsentrasi
  - Tipe Hiperaktif-Impulsif
  - Tipe Kombinasi


APA AKIBATNYA BILA ANAK MENDERITA GANGGUAN HIPERKINETIK (GPPH / ADHD) ?

  - Anak tidak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik
  - Anak sering tidak patuh terhadap perintah orang tua
  - Anak sulit didisiplinkan

KONDISI LAIN YANG MENYERTAI GANGGUAN HIPERKINETIK

  *Gangguan Perilaku

     1. Melakukan gerakan-gerakan tertentu secara berulang
     2. Membawa benda yang sama kemanapun anak pergi
     3. Cara bermain tidak lazim
     4. Memainkan jari, menggoyang-goyangkan tubuh selama berjam-jam
     5. Suka berdiam diri dengan tatapan kosong
     6. Tidak dapat duduk tenang sekalipun saat melakukan aktifitas yang sederhana

 *Gangguan interaksi sosial

     1. Tidak peduli dengan sekeliling
     2. Suka bermain sendiri
     3. Merasa terganggu/tertekan di keramaian

 *Gangguan kognisi / kesulitan belajar

     1. Sulit berkonsentrasi
     2. Pemahaman terbatas
     3. Mudah lupa
     4. Lambat merespon informasi

 *Gangguan motorik

   Perkembangan motorik tidak sesuai dengan usia :

     1. Belum dapat merangkak, duduk, jongkok, berdiri, berjalan secara mandiri seperti anak sebayanya
     2. Tidak mampu mempertahankan posisi tubuh
     3. Tonus otot lemah pada tungkai
     4. Berjalan mudah jatuh
     5. Memegang benda sering pecah

 *Gangguan emosi / depresi & cemas

     1. Cenderung agresif
     2. Cenderung menyakiti diri sendiri dan orang lain
     3. Tidak bisa berempati terhadap orang lain
     4. Sering tantrum (mengamuk tidak terkendali)
     5. Tertawa dan menangis tanpa sebab yang jelas

 *Gangguan komunikasi

     1. Terlambat bicara
     2. Menceracau (mengeluarkan suara-suara yang tidak jelas)
     3. Tidak bisa melakukan kontak mata dengan orang lain
     4. Tidak ada usaha untuk menjalin komunikasi dalam bentuk apapun
     5. Membeo (echolalia)

 *Gangguan sikap menentang

     1. Sering melawan orang tua / guru
     2. Sering membangkang / membantah
     3. Sering tidak mematuhi aturan

Gangguan Tidur / Insomnia

Insomnia adalah sindrom kesulitan tidur, baik kesulitan untuk memulai tidur dan atau mempertahankan tidur. Merupakan keluhan yang paling banyak dikemukakan pasien dan prevalensinya per tahun  dapat mencapai 30-45% pada populasi orang dewasa. Selain insomnia primer, insomnia juga dibedakan menjadi :

-          Insomnia sekunder karena kondisi medis

Dapat disebabkan karena rasa sakit yang kronis, lesi di susunan saraf pusat, sindroma apnoe tidur, restless legs syndrome & nocturnal myoclonus, faktor makanan (diet kafein), parasomnia, penggunaan alkohol, penyalahgunaan zat, penyakit endokrin dan metabolik, penyakit infeksi,  neoplasma, penyakit gastroesofageal-refluks dan proses penuaan (aktifitas fisik yang kurang di siang hari).

-          Insomnia sekunder karena gangguan psikiatrik atau keadaan lingkungan.

Bisa disebabkan karena ansietas, depresi, skizofrenia, posttraumatic stress disorder, gangguan irama sirkadian, faktor perilaku (higienis tidur) dan perubahan lingkungan (bising dan terlalu terang).

             Gangguan tidur adalah gangguan yang cukup sering dijumpai, kompleks, dan  meliputi banyak aspek medis maupun psikologis dari penderitanya. Gangguan ini  merupakan masalah serius dan penting yang masih sering luput dari fokus perhatian para klinikus saat ini.

            Insomnia, apnoe tidur obstruktif, narkolepsi, restless legs syndrome dan nocturnal myoclonus adalah bentuk gangguan tidur yang sering dikeluhkan pasien-pasien gangguan tidur

Pemeriksaan Psikologis (Test IQ, Bakat & Minat, Kepribadian)

Kami menyediakan layan tes psikologi berupa:

- Tes IQ Komprehensif 

- Tes Minat dan Bakat

- Tes Kepribadian Komprehensif

- Tes Kesehatan Mental (MMPI/TKMI)

- Tes Daya Tahan

- Tes Gambaran Status Mental (MSE)

 

Selain itu, tersedia pula paket tes psikologi yang difokuskan pada:

- Penjurusan Sekolah

- Penjurusan Kuliah

- Pemilihan Pekerjaan

- Asesmen Karyawan

 

Konsultasi Masalah Anak, Remaja, Dewasa

Kami memiliki beberapa terapis (terapis wicara, psikolog, dokter dan psikiater) yang akan melayani Anda sesuai dengan kondisi Anda dan permasalahan yang melingkupi kehidupan sejak masa kanak, remaja dan dewasa.

Pada umumnya masalah anak mencakup masalah tumbuh kembang, terlambat berbicara, kesulitan belajar dan konsentrasi, masalah perilaku, penolakan ke sekolah, adiksi game dan hiperaktif.

Masalah remaja mencakup masalah krisis identitas diri masa remaja, tekanan teman sebaya, masalah kesulitan belajar dan mencari tujuan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Masalah dewasa mencakup masalah di tempat kerja, adaptasi awal sampai menemukan "passion"  karier yang paling tepat. Masalah lain yang sering muncul adalah masalah pra nikah, masalah seks dan perkawinan bagi yang sudah menikah dan pengasuhan/ pendidikan anak.

Kami bekerja dalam tim, semua kasus akan dberikan "case manager" sesuai dengan fokus dari kasus tersebut. Case manager umumnya seorang dokter spesialis psikiatri (psikiater) atau seorang psikolog tergantung fokus utama dari permasalahan klien/pasien.

Misalnya, seorang anak yang mengalami gangguan ekspresi berbahasa atau mengalami keterlambatan bicara akan dievaluasi oleh tim yang terdiri dari psikiater psikolog dan terapis wicara sehingga kami mendapatkan gambaran menyeluruh tentang anak ini sebelum kita merencanakan membuat strategi terapi wicara pada anak ini.

Psikoterapi dan konseling

Pelayanan psikoterapi diperuntukkan bagi pasien yang mengalami gejala-gejala psikologis sehingga perlu diterapi. Psikoterapi yang kami layani mencakup:

-Psikoterapi Dinamik

- Psikoterapi Eksistensial dan Logotherapy

- Mindfulness Therapy

- Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

- Family and Marital Therapy  

Psikoterapi dilakukan dalam beberapa kali sesi dan biasanya 10-20x sesi untuk psikoterapi singkat dan bagi yang memerlukan psikoterapi maintenance bisa berlangsung sampai lebih dari 40 kali.

Konseling adalah konsultasi berupa bimbingan yang biasanya untuk klien (bukan orang sakit sehingga tidak memiliki gejala psikologis) dalam menentukan atau memilih sesuatu dalam kehidupannya, misalnya konseling pra nikah, konseling karier/ pekerjaan, konseling untuk melanjutkan sekolah.   

Hipnoterapi Medis

Permintaan pasien untuk hipnoterapi tidak kami layani tanpa asesmen lebih dahulu karena hipnoterapi kedokteran bukan seperti yang digembar-gemborkan oleh hipnoterapis-hipnoterapis instan tanpa melalui pendidikan psikologi mengenali psikodinamika pasien, kepribadian pasien dan diagnosis yang tepat pada pasien.

Hipnoterapi kami lakukan bagi pasien-pasien yang kondisinya efektif untuk dilakukan hipnosis dan biasanya dilakukan selama kurang lebih 5 kali sesi terapi (tergantung kondisi pasien). Pasien dilatih untuk dapat melakukan self hipnosis dan dilatih sendiri di rumah untuk memperkuat sugesti positif atau "mind reprogramming" yang mau ditanamkan dalam benaknya. 

Di sesi awal dilakukan konseling, penegakkan diagnosis, tes sugesti dan kontrak apa yang ingin ditanamkan sebagai program baru dalam pikiran pasien.

Kasus-kasus dengan kepribadian yang mendukung hipnoterapi biasanya efektif untuk gangguan cemas, psikosomatik, serangan panik, dan fobia.  

Terapi Neurofeedback

Terapi Neurofeedback adalah salah satu pilihan terapi yang menjanjikan saat ini untuk penanganan ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder). Tujuan terapi adalah membuat pasien mengubah cara kerja otaknya sehingga fungsinya lebih optimal, tidak seperti seseorang dengan ADHD.

Apa itu Neurobiofeedback?
Biofeedback adalah penggunaan alat untuk mencerminkan proses psikologi dan fisiologi yang pada umumnya tidak disadari oleh orang tersebut, namun dengan menggunakan alat biofeedback, proses pikir seseorang dapat disadari dan berada di bawah kontrol. Orang akan menerima informasi tentang status biologisnya, dan menggunakan informasi ini, ia belajar untuk meraih kontrol di bawah fungsi biologis yang tidak disadari.
Neurofeedback adalah tipe dari biofeedback yang dapat digunakan untuk melatih pola gelombang otak anak dengan ADHD/ADD (Attention Deficit Disorder) dan mengubahnya agar menjadi lebih seperti anak-anak normal. Menggunakan elektroensefalografi (rekaman listrik otak) untuk memonitor gelombang otak dan positive reinforcement system, anak akan belajar bagaimana membuat otak mereka menjadi lebih atentif/konsentrasi. Hasilnya adalah berkurangnya gejala ADHD dan peningkatan perilaku yang tidak impulsive atau hiperaktif. Peningkatan ini relatif tergantung pada sebaik apa anak dapat mengontrol fungsi otak mereka.

Keberhasilan Terapi Neurobiofeedback

Terapi ini adalah terapi perilaku yang bertujuan akhir pasien dapat mengendalikan fungsi otak mereka oleh diri mereka sendiri sehingga dapat dihentikan atau dikurangi penggunaan obat-obatan yang membantu konsentrasi. Dalam kurun waktu lebih dari 2 tahun ini lebih dari 80% pasien-pasien kami telah berhasil kami bantu mengurangi penggunaan obat-obatan seperti metilphenidate dan atomoxetine dan sebagian besar malah tanpa pengobatan sama sekali dan telah mampu mengendalikan kemampuan konsentrasinya sendiri. Lama terapi menurut penelitian meta analisis adalah 40-50 kali sesi @ 40-60 menit dan kebanyakan pasien-pasien kami berhasil setelah 20-30 kali sesi terapi. 

 

Artikel Kesehatan