Sekuat Apakah Pengaruh Sugesti pada Diri Anda?


Pagi-pagi terlambat bangun tidur karena alarm tidak menyala. Sesaat hendak berangkat, mobil mogok karena kehabisan bensin. Belum seberapa! Karena datang terlambat Anda dimarahi oleh Bos dan mungkin melewatkan pertemuan penting. Seketika terdapat suara di hati kecil Anda "aduh, aku sial banget ya hari ini". Karena menganggap hari ini sebagai hari yang sial, mood Anda pun semakin jelek. Bekerja pun dilakukan setengah hati sehingga kinerja Anda tidak sebaik biasanya. Selain itu, perubahan sikap yang menjadi sangat sensitif membuat orang-orang di sekitar Anda kesal dan tidak nyaman berada di dekat Anda. Nasib sial seperti tidak henti-hentinya menghampiri Anda hari ini hingga Anda benar-benar yakin bahwa hari ini adalah hari sial Anda.

Hmm.. Mari napak tilas kembali kejadian tersebut saat pikiran Anda jernih. Bisa saja hal itu terjadi karena keteledoran Anda sendiri! Semalam sebelumnya, karena terlalu lelah Anda lupa mengisi bensin. Sesampai di rumah, langsung tergeletak di ranjang dan Anda pun lupa menyalakan alarm. Lalu, mengapa nasip sial seperti tidak berhenti di situ? Ya! Inilah yang dinamakan sugesti. Bagaimana bisa Anda menjalankan kehidupan secara positif jika dari pagi saja, yang hitungannya baru beberapa jam Anda bangun, Anda langsung menanamkan pikiran negatif? Kenyataannya, memang sugesti itu sangat kuat pengaruhnya dalam hidup kita.

Image result for placebo effectUntuk lebih jelasnya, saya akan menggunakan istilah medis yaitu efek placebo. Di dalam dunia medis, terdapat istilah "placebo" yaitu pil, suntikan, atau perawatan yang tidak memiliki bahan aktif atau efek fisik untuk menyembuhkan, namun karena seseorang percaya bahwa pil, suntikan, atau perawatan itu akan menyembuhkan mereka, maka ketiga jenis pengobatan tersebut akan berhasil (Wade & Travis, 2008*). Itulah yang disebut dengan efek placebo. Prinsip dasarnya tentu saja bermain di ranah sugesti. Penjelasan biopsikologi mengatakan bahwa sugesti yang dihasilkan oleh placebo memiliki efek yang sangat besar, terutama pada otak (pikiran), sama seperti yang dihasilkan oleh perawatan yang sebenarnya (Wade & Travis, 2008*).

Sugesti dapat datang dari diri sendiri maupun hal-hal di luar diri kita. Penjelasan di atas merupakan contoh sugesti yang dihasilkan lewat suatu media (placebo), namun sugesti dapat saja terjadi tanpa media. Sugesti seperti inilah yang biasa dipakai dalam proses hipnosis. Hipnotis akan membawa kliennya pada level "ketidaksadara

Image result for positive suggestionSekuat itulah efek dari sugesti pikiran kita. Sekarang, yang harus kita lakukan adalah berhati-hati dengan kata-kata yang kita ucapkan. Perkataan yang kita utarakan pada diri sendiri, orang lain, maupun sebaliknya (dari orang lain terhadap kita) memiliki kemampuan sugestif yang sama pada tiap-tiap individu. Biasakanlah untuk berkata dan berpikir positif untuk meningkatkan aura yang positif pula. Selain itu, jangan lupa untuk menanamkan hal-hal positif dalam diri kita. Cobalah berdiri di depan kaca dan mengatakan "saya cantik/tampan, saya pintar, dan saya beruntung menjalani hidup ini". Katakanlah dengan tulus dan jujur pada diri Anda. Hal ini mungkin terkesan sederhana, namun memiliki pengaruh yang kuat untuk meningkatkan mood positif Anda.n" dan memasukan sugesti dalam keadaan itu.


 

Refference: Wade, C., & Travis, C. (2008). Psychology (9th Ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Artikel Kesehatan